Pantai Parangireng yang
terletak sekitar 850 m selatan Pantai Pancur, dan termasuk dalam wilayah Taman
Nasional Alas Purwo bagian barat, menyingkapkan lava bersusunan andesit basal
yang berwarna hitam. Warna batuan ini rupanya mendasari penamaan pantai (ireng,
bahasa Jawa=hitam). Lava yang sebagian besar terfragmenkan ini menunjukkan ciri
bantal, yang menggambarkan bahwa aliran lava dari sumbernya masuk ke dalam
lingkungan air (laut). Pasir di Pantai Parangireng justru dikuasai oleh pasir
berwarna putih. Butiran pasir berukuran sangat kasar itu merupakan fosil
foraminifera Schlumbergerella florensis yang dijumpai dalam jumlah sangat
banyak. Sebarannya di pinggir pantai mencapai beberapa km, dengan lebar antara
10-25 m, dan tebal lebih dari 1 m. Disini juga kurang lebih hal yang sama
dengan daerah pancur, namun fitur batu gampingnya tidak terlihat.